ekosistembisnis.com — Memasuki penghujung tahun, aktivitas belanja digital kembali mencatatkan tren peningkatan. Portal Makassar merilis laporan terbaru mengenai analisis tren e-commerce musim liburan, menyoroti pergeseran perilaku konsumen yang semakin bergantung pada platform online untuk memenuhi kebutuhan akhir tahun.
Laporan tersebut mencakup prediksi lonjakan transaksi, kategori produk favorit, strategi diskon yang paling efektif, serta perubahan pola belanja masyarakat Makassar dan wilayah Indonesia Timur.
“Musim liburan tahun ini menunjukkan pola yang berbeda. Konsumen lebih terencana dan lebih sering memanfaatkan promo musiman,” ujar Aditya Ramdhan, analis riset digital Portal Makassar.
Baca Juga: “Konsultan Jambi Terapkan AI Analisis Tentang Tren Belanja Online“
Portal Makassar Analisis Lonjakan Belanja dan Kategori Produk yang Paling Diminati
Berdasarkan data yang dikumpulkan dari marketplace besar, Portal Makassar mencatat adanya peningkatan aktivitas belanja sejak awal November. Konsumen mulai berburu diskon, hadiah, dan kebutuhan musim liburan.
Tiga kategori yang mengalami kenaikan tertinggi adalah:
- Fashion dan aksesoris liburan – Termasuk outfit pesta, sandal pantai, dan tas kasual.
- Elektronik dan gadget – Earbud, smartphone kelas menengah, hingga perangkat smart home.
- Produk kecantikan & perawatan diri – Skincare paket gift, parfum edisi liburan, dan kosmetik.
“Kategori fashion dan gadget menjadi yang paling dicari karena banyak orang bersiap menyambut liburan, reuni keluarga, dan perayaan akhir tahun,” jelas Aditya.
Portal Makassar Analisis Pola Konsumen: Belanja Lebih Awal dan Lebih Selektif
Jika tahun-tahun sebelumnya pembelian memuncak pada minggu terakhir Desember, kini konsumen mulai berbelanja lebih awal. Portal Makassar menyebut fenomena ini sebagai shift to early holiday shopping.
Beberapa faktor yang memengaruhi:
- Kekhawatiran kehabisan stok pada produk populer.
- Promo harian yang muncul sejak awal bulan.
- Meningkatnya jumlah pengguna fitur wishlist reminder di marketplace.
- Munculnya tren hadiah fungsional seperti perangkat elektronik kecil.
Data menunjukkan bahwa 62% pengguna marketplace di Makassar memulai pencarian produk sejak dua hingga tiga minggu sebelum liburan.
Strategi Diskon dan Kampanye Digital Paling Efektif
Portal Makassar mengungkap bahwa promosi bukan lagi sebatas potongan harga semata. Konsumen lebih tertarik pada campaign yang memberi nilai lebih, seperti:
- Bundling produk liburan (misalnya paket fashion + skincare).
- Gratis ongkir jarak jauh, terutama untuk wilayah Indonesia Timur.
- Flash sale tematik, seperti diskon malam pesta, diskon liburan pantai, atau promo akhir tahun.
- Konten video pendek dari brand yang menonjolkan gaya liburan.
Brand yang menggabungkan diskon wajar dengan storytelling terbukti mampu meningkatkan angka konversi hingga 35%.
“Tidak harus diskon besar. Konsumen sekarang lebih menghargai kualitas promo yang relevan,” ungkap Aditya.
Pergeseran ke Pengalaman Belanja Lebih Personal
AI dan machine learning turut mendorong perubahan besar dalam ekosistem e-commerce. Rekomendasi produk semakin akurat, membuat pengguna merasa ikatan personal saat berbelanja.
Portal Makassar menemukan beberapa tren baru:
- Peningkatan pencarian produk berdasarkan mood (misalnya ‘hadiah lucu’, ‘outfit santai akhir tahun’).
- Meningkatnya penggunaan fitur personalized gift suggestion.
- Konsumen lebih banyak membaca review mendalam sebelum checkout.
- Promo spesifik berdasarkan histori belanja menjadi lebih efektif dibanding diskon massal.
“Pengalaman belanja kini lebih emosional dan personal. Konsumen ingin merasa ‘terbantu’ bukan sekadar ‘ditawari’,” jelas Aditya.
Analisis Dampak Ekonomi Lokal dan Prediksi Awal Tahun
Portal Makassar menilai bahwa tren belanja digital di musim liburan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM daerah. Banyak brand lokal Makassar yang mengalami kenaikan penjualan hingga 40% berkat penggunaan fitur katalog, iklan bersponsor, dan konten kreatif.
Prediksi awal tahun:
- Belanja online di Makassar diperkirakan tumbuh 12–15% pada kuartal pertama.
- Produk lokal akan semakin diminati jika terus berinovasi dalam pengemasan.
- Konsumen akan semakin mengutamakan belanja cepat dengan pengiriman instan.
“Musim liburan hanya pembuka. Tren digital akan terus berkembang hingga awal tahun, dan pelaku usaha perlu menyiapkan strategi jangka panjang,” Aditya menegaskan.
Kesimpulan
Analisis Portal Makassar menunjukkan bahwa musim liburan akhir tahun tidak hanya memicu kenaikan transaksi, tetapi juga mengubah cara masyarakat berbelanja. Konsumen cenderung lebih awal, lebih selektif, dan lebih mengutamakan pengalaman belanja yang personal.
Dengan tren ini, pelaku UMKM maupun brand besar memiliki peluang besar untuk meningkatkan penjualan jika mampu membaca data dan menyesuaikan strategi digital dengan cepat.
Baca Juga: “JNE Fokus Frozen Food: Peluang Bisnis Logistik pada Era UMKM Digital“











